Aksi Satgas Yonif 711/Raksatama Borong Dagangan, Pedagang Pasar Tradisional Waghete Sumringah

    Aksi Satgas Yonif 711/Raksatama Borong Dagangan, Pedagang Pasar Tradisional Waghete Sumringah

    Deiyai, - Kehadiran Satgas Yonif 711/Raksatama di Pasar Tradisional Waghete membawa suasana berbeda dan penuh kehangatan. Dalam sebuah aksi sosial yang humanis, personel Satgas memborong berbagai dagangan milik pedagang lokal, sehingga membuat para pedagang tampak sumringah dan penuh rasa syukur.

     

    Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap perekonomian masyarakat, khususnya para pedagang kecil yang menggantungkan hidupnya dari aktivitas jual beli di pasar tradisional. Sejumlah kebutuhan pokok seperti sayur-mayur, ikan, dan hasil kebun masyarakat habis dibeli oleh personel Satgas.

     

    Danpos Waghete, Letda Inf Darwisa, mengatakan jika upaya tersebut merupakan bagian dari upaya menjalin kedekatan dan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

     

    “Kami ingin kehadiran Satgas benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dengan berbelanja di pasar tradisional, kami berharap dapat membantu meningkatkan kesejahteraan pedagang, ” jelasnya. Selasa (13/01/2026).

     

    Selain berbelanja, personel Satgas juga menyempatkan diri berinteraksi dan berdialog dengan masyarakat, menciptakan suasana pasar yang hangat dan penuh keakraban.

     

    Upaya itu sejalan dengan komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan sahabat rakyat.

     

    Aksi sederhana namun bermakna tersebut menjadi bukti nyata bahwa kebersamaan dan kepedulian dapat memberikan dampak positif, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah penugasan. (*)

     

     

    Riansyah

    Riansyah

    Artikel Sebelumnya

    Satgas Yonif 711/Raksatama Borong Hasil...

    Artikel Berikutnya

    Genjot Semangat Belajar Anak, Satgas Yonif...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Satgas Cartenz Ungkap Jaringan Pasok Senpi Ilegal ke KKB Papua
    Prancis Gelontorkan Rp1,2 T untuk Stabilkan Ekonomi Akibat Krisis Timur Tengah
    Dr. Naf'an: Hukum Tak Bisa Dipesan!
    Advokat Terjepit Etika, Dr. Muhd Naf’an: Kritik Tajam Penegakan Hukum yang Sarat Kepentingan
    Buron Tambang Ilegal Samin Tan Jadi Tersangka Korupsi

    Ikuti Kami